Jumat, 20 September 2019

Sudah tahu penyebab naiknya harga tiket pesawat pontianak jakarta? Yuk cek disini

Harga tiket pesawat yang masih tinggi membuat banyak penumpang memilih untuk menggunakan transportasi lain, akibatnya beberapa bandara di Indonesia mengalami kerugian karena jumlah penumpang menurun sangat pesat. Hal ini juga berdampak pada kenaikan harga tiket pesawat pontianak jakarta. Lalu apa yang menjadi penyebab dari harga tiket tersebut? berikut ulasannya

Hal yang Mempengaruhi naiknya Harga Tiket 
Banyaknya keluhan penumpang dengan harga tiket pesawat domestik yang masih tinggi, membuat sebagian banyak penumpang beralih pada penggunaan transportasi lain. Bahkan beberapa bandara harus mengalami kerugian yang cukup besar karena berkurangnya jumlah penumpang pesawat. Hal ini membuat pemerintah harus mencari cara untuk menyediakan tiket yang murah setiap hari bagi penumpang serta pemerintah juga harus menanggung beban penurunan harga tiket. Lalu faktor apa saja yang menjadi penyebabnya? Simak ulasan berikut

1. Mahalnya Maintenance serta Terbatasnya SDM
Memiliki kurang lebih 65 MRO (Maintenance, Repair, dan Overhoul) atau biasa dikenal sebagai perawatan dan perbaikan pesawat terbang. Dengan minimnya SDM pada bidang aviasi membuat jumlah MRO terbatas dan membuat naiknya harga tiket pesawat pontianak jakarta, padahal ada lebih dari 1500 pesawat yang harus melakukan perawatan. Sayangnya Indonesia hanya memiliki 300 orang keluaran sekolah aviasi pertahun. Keterbatasan sumber daya manusia ini menyebabkan maintenance armada bergantung pada bantuan asing.

Nah sedangkan sebagian besar armada pesawat di Indonesia yang beroperasi hanya jenis boeing dan airbus yang dibuat oleh eropa. Oleh karena itu, biaya untuk perawatan pesawat juga bergantung pada banyaknya pasar eropa. Untuk biaya perawatannya pun, membutuhkan anggaran yang tidak sedikit dari biaya belanja maskapai penerbangan dengan rata-rata total belanja keseluruhan sebesar 15-20 persen. Kondsi tersebut membuat pihak maskapai dengan terpaksa menaikkan harga tiket pesawat.

2. Mahalnya Harga Bahan Bakar Avtur
Dilihat dari sisi kenaikan harga tiket pesawat pontianak jakarta juga bisa dipengaruhi oleh harga bahan bakar avtur. Dilansir dari pertamina aviation, untuk harga bahan bakar avtur di bandara soekarno hatta dibandrol dengan harga 9500 per liter. Harga ini lebih tinggi dibandingkan dari harga bahan bakar avtur tahun lalu. Naik turunnya harga bahan bakar avtur ditetapkan berdasarkan harga minyak di dunia. Artinya jika minyak dunia mengalami penurunan, maka harga bahan bakar avtur pun secara otomatis akan mengalami penyesuaian harga.

3. Pengaruh Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dollar
Tentu saja nilai tukar rupiah terhadap dolar amerika serikat menjadi salah satu faktor yang juga mempengaruhi harga tiket pesawat menjadi naik. Saat ini rupiah hanya mencapai kisaran angka 13950 – 14000 per USD. Untuk mencegah melemahnya nilai tukar rupiah, maka dibutuhkan prospek ekonomi yang baik serta hubungan dan kebijakan yang tepat antara pemerintahan pusat dengan berbagai otoritas yang saling berkaitan.

Disamping itu dari biaya perawatan dan bahan bakar avtur, gaji seluruh karyawan di dalam perusahaan juga dapat mempengaruhi faktor penting dalam menetapkan harga tiket pesawat. Sebagai contoh, ada lebih dari 2500 karyawan maskapai Lion Air, ditambah dengan 2000 orang karyawan citilink, dan 10000 orang karyawan maskapai Garuda Indonesia. Bisa dibayangkan berapa besar nominal anggaran yang harus dikeluarkan oleh grup maskapai tersebut untuk membayar gaji seluruh karyawannya? Tentu saja hal ini membuat harga tiket pesawat pontianak jakarta naik.

Dengan masalah yang terjadi akibat naiknya harga tiket pesawat yang menyebabkan banyak masyarakat beralih menggunakan transportasi lain. Namun, pemerintahan dan kementrian pariwisata yang berkaitan dengan industri pariwisata pun bekerja sama untuk menanggung beban penurunan harga tiket pesawat.